You need to enable javaScript to run this app.

HUT Ke-81 RI Jadi Momen Haru, Kepala MTsN 4 Bulukumba Siap Akhiri Masa Pengabdian

  • Senin, 17 Agustus 2026
  • userberita
  • 0 komentar
HUT Ke-81 RI Jadi Momen Haru, Kepala MTsN 4 Bulukumba Siap Akhiri Masa Pengabdian

Bulukumba (Humas MTsN 4 Bulukumba) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, berlangsung dengan suasana berbeda bagi keluarga besar MTsN 4 Bulukumba.

Bagi Kepala MTsN 4 Bulukumba, Drs. H. Samsu Alam, M.Pd.I., upacara kemerdekaan tahun ini menjadi momen istimewa. Memasuki masa purna bakti pada Maret 2027, upacara HUT RI ke-81 di Lapangan Andi Mappijalan Hila-Hila, Senin (17/8/2026), kemungkinan menjadi upacara terakhir yang diikutinya sebagai kepala madrasah di Kecamatan Bontotiro.

“Insyaallah, ini menjadi upacara terakhir saya di Kecamatan Bontotiro sebelum memasuki masa purna bakti pada Maret tahun depan. Tentu ini menjadi momen yang sangat berkesan dan penuh kenangan,” ungkap Samsu Alam.

Momen tersebut semakin bermakna karena sebanyak 40 guru dan staf MTsN 4 Bulukumba tidak hanya hadir dalam upacara pengibaran bendera pada pagi hari, tetapi juga tetap mengikuti rangkaian kegiatan hingga upacara penurunan bendera pada sore hari.

Kehadiran mereka sepanjang rangkaian kegiatan menjadi wujud penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan kenegaraan di tingkat Kecamatan Bontotiro.

Bagi Samsu Alam, keterlibatan dalam berbagai peringatan hari besar nasional selama bertugas di Bontotiro telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

Setiap upacara, setiap barisan, dan setiap momentum peringatan kemerdekaan menjadi bagian dari rangkaian kenangan yang melekat dalam perjalanan panjangnya memimpin madrasah.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan staf MTsN 4 Bulukumba yang selama ini terus menunjukkan kekompakan, loyalitas, dan kebersamaan dalam menjalankan berbagai kegiatan madrasah maupun kegiatan di tingkat kecamatan.

Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut merupakan modal penting dalam menjaga kualitas pengabdian dan memberikan keteladanan kepada peserta didik.

Kehadiran hingga prosesi penurunan bendera juga menjadi pesan bahwa nasionalisme tidak berhenti pada seremoni pengibaran Sang Merah Putih. Semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa.

Bagi keluarga besar MTsN 4 Bulukumba, HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” sekaligus menanamkan nilai nasionalisme kepada peserta didik.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi tumbuh dalam keseharian warga madrasah melalui semangat belajar, bekerja, melayani, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Hingga matahari mulai condong ke ufuk barat, guru dan staf MTsN 4 Bulukumba tetap berada di Lapangan Andi Mappijalan Hila-Hila mengikuti prosesi penurunan Sang Merah Putih.

Hari itu bukan sekadar penutup rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Bagi Samsu Alam, ia menjadi semacam penanda sebuah perjalanan pengabdian yang perlahan mendekati garis akhir.

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Drs. H. Samsu Alam, M.Pd.I

- Kepala Sekolah -

Selamat datang di website resmi MTsN 4 Bulukumba. Website ini kami hadirkan sebagai bentuk komitmen madrasah dalam memberikan layanan...

Berlangganan
Banner